Blog Susanto

KALENDER TAHUN 2011

Posted by: susanto on: 10 Juli 2010

Tahun Pelajaran Baru dimulai. Sebagian besar rekan telah menyusun rencana kegiatan tahun 2010-2011.­­­­ Sebagian lagi barangkali belum membuat rencana karena belum mengetahui kalender tahun 2011 beserta perkiraan hari liburnya. Bagi rekan-rekan yang ingin mengetahui kalender tahun 2011, Anda dapat mengunduhnya di sini.

Oya, kalender ini dapat juga Anda peroleh pada situs aslinya di kalendercalendar com.

Semoga bermanfaat!

SIAPKAN DARI SEKARANG

Posted by: susanto on: 20 Desember 2009

Bapak Ibu Guru,

Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor PER/16/M.PAN-RB/11/2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya telah keluar, tinggal menunggu petunjuk pelaksanaannya secara rinci dari Mendiknas.

Dalam Permenpan tersebut, jabatan guru tidak lagi terdiri dari Guru Pratama hingga Guru Utama tetapi hanya terdiri dari 4 jenjang jabatan yakni: Guru Pertama (III/a dan III/b), Guru Muda (III/c dan III/d), Guru Madya (IV/a, IV/b, dan IV/c), Guru Utama (Pembina Utama Madya, golongan IV/d dan Pembina Utama, golongan IV/e).

Yang perlu kita cermati dan siapkan adalah pengaturan tentang kenaikan pangkat pada pasal 17 sebagai berikut:

Pasal 17

(1)   Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a yang akan naik pangkat menjadi Guru Pertama, pangkat Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat, paling sedikit 3 (tiga) angka kredit dari sub unsur pengembangan diri.

(2)   Guru Pertama, pangkat Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b yang akan naik jabatan/pangkat menjadi Guru Muda, pangkat Penata, golongan III/c, angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan jabatan/pangkat, paling sedikit 4 (empat) angka kredit dari sub unsur publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif, dan paling sedikit 3 (tiga) angka kredit dari sub unsur pengembangan diri.

(3)   Guru Muda, pangkat Penata, golongan ruang III/c yang akan naik pangkat menjadi Guru Muda, pangkat Penata Tingkat I, golongan ruang III/d angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat, paling sedikit 6 (enam) angka kredit dari sub unsur publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif, dan paling sedikit 3 (tiga) angka kredit dari sub unsur pengembangan diri.

(4)   Guru Muda, pangkat Penata Tingkat I, golongan III/d yang akan naik jabatan/pangkat menjadi Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan jabatan/pangkat, paling sedikit 8 (delapan) angka kredit dari sub unsur publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif, dan paling sedikit 4 (empat) angka kredit dari sub unsur pengembangan diri.

(5)   Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a yang akan naik pangkat menjadi guru Madya, pangkat Pembina Tingkat I, golongan ruang IV/b angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat, paling sedikit 12 (dua belas) angka kredit dari unsur publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif, dan paling sedikit 4 (empat) angka kredit dari sub unsur pengembangan diri

Pasal ini terdiri dari 9 ayat, namun saya kutipkan sampai ayat kelima. Intinya, kalau dalam Permenpan sebelumnya kewajiban melakukan pengembangan profesi berupa publikasi karya ilmiah diwajibkan mulai pangkat Pembina, golongan IV/a, setelah terbitnya peraturan ini kewajiban menulis dan memublikasikan karya ilmiah dimulai sejak guru berpangkat Penata Muda Tk. I, golongan III/b yang ingin naik pangkat ke jenjang berikutnya.

Peraturan sudah dikeluarkan, petunjuk pelaksanaan sedang dipersiapkan, kita tinggal menunggu. Cepat atau lambat kita akan ’terkena’ peraturan itu. Jadi, tidak ada kata lain selain mempersiapkan diri dan mulai belajar. Mulai kapan? SEKARANG!

BERHENTI BERMIMPI SEGERA BERAKSI MENJADI PENULIS HEBAT

Posted by: susanto on: 28 November 2009

Saya mengenal website PenulisHebat.com belum lama. Namun, semenjak membaca tulisan-tulisan yang ada pada website tersebut selalu terngiang pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.

“Pernahkah bermimpi menjadi penulis hebat?”

Jawaban saya sebelumya adalah “belum”. Tetapi sekarang, saya selalu membayangkan diri menadi seorang penulis hebat. Mulailah perburuan saya merintis menjadi seorang penulis hebat. Mengunduh Newsletter BelajarMenulis.com, bergabung di http://www.facebook.com/penulishebat, tak lupa meng-add Jonru Ginting Dua, berkomunikasi sesekali dengan beliau, dan tentu saja mengunduh sampel buku “Cara Hebat Menjadi Penulis Hebat” dari http://www.penulishebat.com membaca isinya dari awal hingga selesai. Terakhir, mengintip penulis hebat di http://www.twitter.com/penulishebat.

Apa akibat langsung yang saya rasakan? Tumbuh motivasi untuk memulai menulis. Apalagi newsletter pertama yang dikirimkan kepada saya (“Tentang Motivasi”)  membuat percik bunga api keinginan menulis pada diri saya bagai tersiram bensin. Tak peduli, apapun hasilnya, aku harus ikut lomba menulis ini.

Mengikuti lomba menulis berarti memulai menulis. Ya, memulai! Start action! Dan harus menghentikan mimpi saya. Stop dreaming! Berhenti bermimpi menjadi penulis hebat! Memang impian itu sangat indah, tetapi mungkinkah menjadi penulis hebat tanpa sedikitpun aksi menulis meskipun hanya satu paragraf saja? Untuk ini, saya harus menghilangkan beberapa penyakit internal saya sebagai seorang penulis pemula: 1) takut gagal, 2) minder, 3) membesar-besarkan masalah sebagai alasan tidak menulis, 4) takut dikritik, 5) malas berusaha, dan 6) tidak sabaran.

Meskipun mulanya ragu, saya mencoba tidak takut gagal. Konon, takut gagal adalah kegagalan yang sebenarnya. Meskipun tidak menang, setidaknya pernah tercatat sebagai peserta lomba menulis pada website kepenulisan yang cukup terkenal. Oleh karena itu, minder harus saya buang jauh-jauh.  Dengan demikian tidak ada alasan lagi untuk membesar-besarkan masalah sebagai alasan tidak menulis. Siap dikriktik dan siap dimasukkan sebagai kategori tulisan yang tidak bagus/menarik. Akhirnya, sifat malas berusaha pun saya singkirkan. Segera saya hidupkan komputer, membuka Ms Word dan mempostingkan tulisan ini ke blog saya http://www.5u54nto.wordpress.com.

Puji syukur, akhirnya tulisan ini pun hampir saya selesaikan. Tidak berlebihan saya katakan, motivasi yang tumbuh dalam diri saya adalah berkat buku Bang Jonru “Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat”. Meskipun belum memiliki versi e-book yang lengkap, tetapi 3 Bab gratis dari Bang Jonru cukup menggugah dan membangkitkan motivasi saya untuk menulis. Penasaran? Klik http://www.penulishebat.com dan dapatkan 3 Bab (25 halaman) Buku “Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat” Karya Jonru secara GRATIS! Bila penasaran dan ingin membaca 5 bab berikutnya, kita dapat membeli buku CDMPH tersebut dengan harga ebooknya hanya Rp49.500,00.

Setiap pembeli akan memperoleh voucher diskon Rp200.000,00 dari Sekolah Menulis Online (SMO) dan ini diskon terbesar yang pernah ditawarkan SMO, mendapat gratis modul-modul eksklusif dari SMO, didaftarkan ke Kelas SMO Free Trial, dan mendapatkan hak layanan seumur hidup dalam hal asistensi karir penulis. Selagi versi cetaknya BELUM TERBIT, maka penawaran fantastis di atas tetap berlaku. Mengapa? Karena penawaran tersebut HANYA UNTUK Paket Ebook.

Bagi pembaca yang belum tahu kedahsyatan buku “Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat”, berikut ini saya sertakan cover buku tersebut. Ini dia!

http://www.penulishebat.com/images/cover_penulishebat.jpg

Kiat Jitu Meningkatkan External Link pada Situs Anda!

Posted by: susanto on: 21 November 2009

Membaca postingan dari Jonru (http://www.jonru.net/kiat-jitu-meningkatkan-externallink-pada-situs-anda) tentang kiat jitu meningkatkan esternal link pada situs anda, saya jadi tertarik dan me-repost moga-moga dibaca juga oleh teman-teman.

Berikut copy-paste tulisan tersebut:

—— Copy mulai di sini ——

Silahkan pelajari dengan baik lalu anda terapkan dengan benar….

Ada kata bijak yang mengatakan “Honesty is The Best Policy (Kejujuran adalah politik/strategi terbaik)”, mari kita buktikan….apakah konsep kejujuran disini dapat kita gunakan untuk menghasilkan traffic dan popularity yang sangat hebat dari sebuah metode rumit para expert webmaster atau pakar SEO..?…

Saya percaya kita bisa asal metode ini anda terapkan dengan benar…,apabila ini di aplikasikan pada web/blog anda sesuai ketentuan maka:

~ Blog anda akan kebanjiran traffic pengunjung secara luar biasa hari demi hari, tanpa anda harus repot-repot memikirkan SEO atau capek-capek melakukan promosi keberbagai tempat di dunia online.

~ Blog anda juga akan kebanjiran backlink secara signifikan hari demi hari, tanpa perlu repot-repot berburu link keberbagai tempat di dunia internet.

Hal yang harus anda lakukan adalah ikuti langkah-langkah berikut :

1. Buatlah postingan artikel seperti posting saya ini, atau copy-paste artikel ini. Lalu beri Judul sesuka anda (karena itu merupakan SEO buat web/blog anda sendiri).

2. Anda cukup hanya meletakkan Link-Link di bawah ini pada artikel anda tersebut pada blog/web anda.

1. Okezone.com
2. Facebook.com
3. Friendster.com
4. Google.com
5. Bisnis Online
6. Panduan belajar WordPress
7. Softare Asli
8. Lirik Music Indo
9. Lirik Music Luar
10. Free Template
11. Jogja-Blogger
12. Tutorial Blogging | Internet Bisnis Online
13. pVidia Blog
14. Stop Dreaming Start Action (Jonru)

15. http://5u54nto.wordpress.com

PERATURAN :

1. Sebelum anda meletakkan Link-Link tersebut ditas ke dalam postingan web/blog anda, harap hapus Link nomor 1 , Sehingga link no 1 hilang dari daftar link dan setiap link anda naikkan 1 level ke atas. Yang tadinya no 2 naik menjadi no 1, yang tadinya no 3 menjadi no 2, yang tadinya no 4 menjadi no 3 dan begitu seterusnya. Setelah itu masukkan Link anda pada urutan Paling bawah ( no 15 ).

2. Ingat!!! Jangan Merubah Urutan daftar link

Apabila setiap blogger yang ikut dalam metode ini berhasil di duplikasi ole blogger lain yang akan bergabung, andaikan 5 blogger yang bergabung maka Backlink yang anda dapat adalah

Ketika posisi anda 15, jumlah backlink = 1
Posisi 14, jml backlink = 5
Posisi 13, jml backlink = 25
Posisi 12, jml backlink = 125
Posisi 11, jml backlink = 625
Posisi 10, jml backlink = 3.125
Posisi 9, jml backlink = 15.625
Posisi 8, jml backlink = 78.125
Posisi 7, jml backlink = 390.625
Posisi 6, jml backlink = 1.953.125
Posisi 5, jml backlink = 9.765.625
Posisi 4, jml backlink = 48.828.125
Posisi 3, jml backlink = 244.140.625
Posisi 2, jml backlink = 1.220.703.125
Posisi 1, jml backlink = 6.103.515.625

Dan semua Dari kata kunci yang anda inginkan, bayangkan jika ini bisa berjalan dengan sempurna maka anda akan memperoleh 6.103.515.625 external link yang berasal dari berbagai blog yang anda tidak akan pernah bayangkan sebelumnya. Belum lagi apabila ada pengunjung blog anda dari Link List tersebut diatas maka otomatis anda akan memperoleh traffic ke web/blog anda juga.

Ingat!!! Aturuan mainnya, Anda harus memulai dari urutan paling bawah (no 15) sehingga hasil backlink anda bisa Maksimal. Jangan salahkan saya apabila anda tidak mengikuti metode ini dengan benar dan Link anda tiba-tiba berada pada urutan no 1 dan menghilang pada Link daftar. Jadi mulai lah pada urutan paling bawah(no 15).

Bisakah Anda melakukan tindakan tidak fair atau tidak jujur dengan menyabotase metode ini, misalkan saja “menghilangkan semua link asal” lalu di isi dengan link web/blog anda sendiri…? ….Bisa, dan metode ini menjadi tidak maksimal. Kejujuran adalah strategi/politik terbaik…..Tapi saya yakin bahwa kita semua tak ingin menjatuhkan kredibilitas diri sendiri dengan melakukan tindakan murahan seperti itu…

—- SELESAI —-

Catatan :
Silahkan anda copy paste artikel tersebut di atas mulai dari —– copy mulai di sini —- sampai —–SELESAI —-. Boleh juga anda berkreasi dengan memberi sedikit basa basi terlebih dahulu. Semoga metode ini bisa berjalan sesuai harapan kita bersama. . . ! ! !

Rahasia Kecerdasan Orang Yahudi

Posted by: susanto on: 4 November 2009

Tulisan ini kami tampilkan bukan mau memuji dan mengagung-agungkan bangsa Yahudi.

Silakan disimak dan diambil pelajarannya saja.

 

Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?”

Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?

Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.

Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami.

Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika.

Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?”

Dia menjawab, “Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius.”

Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.

Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan.

Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.

Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan.

Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, “Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet),”
ungkapnya.

Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam.

Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk.
Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.

Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka.

Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel.

Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever).

Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban.
Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar.

Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak.

Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.

Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, “Perbandingan dengan anak anak di California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!!!” katanya.

Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari.
Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.

Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius.
Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.

Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya.
Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta!

Anda terperanjat?

Itulah kenyataannya.

Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin?

Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.

Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak.

Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran.

Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. “Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?” demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.

Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur’an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka.
Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.

Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya.

Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.

Benarkah merokok dapat melahirkan generasi “Goblok!” kata Goblok bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini.
“Lihat saja Indonesia,” katanya seperti dalam tulisan itu.

Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts !!!

“Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika sedunia?
Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?” http://sabili.co.id/

 

Diambil dari http://variasi-dunia.blogspot.com/2009/02/rahasia-kecerdasan-orang-yahudi.html

 

Posted by: susanto on: 16 Oktober 2009

Menyusun Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)

Pengertian

Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan proses pembelajaran yang holistik dan bertujuan membantu siswa untuk memahami makna materi ajar dengan mengaitkannya terhadap konteks kehidupan mereka sehari-hari (konteks pribadi, sosial dan kultural), sehingga siswa memiliki pengetahuan/ ketrampilan yang dinamis dan fleksibel untuk mengkonstruksi sendiri secara aktif pemahamannya.

CTL disebut pendekatan kontektual karena konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota masyarakat.

Rasional

Dalam Contextual teaching and learning (CTL) diperlukan sebuah pendekatan yang lebih memberdayakan siswa dengan harapan siswa mampu mengkonstruksikan pengetahuan dalam benak mereka, bukan menghafalkan fakta. Disamping itu siswa belajar melalui mengalami bukan menghafal, mengingat pengetahuan bukan sebuah perangkat fakta dan konsep yang siap diterima akan tetapi sesuatu yang harus dikonstruksi oleh siswa. Dengan rasional tersebut pengetahuan selalu berubah sesuai dengan perkembangan jaman.

Pemikiran Tentang Belajar

Proses belajar anak dalam belajar dari mengalami sendiri, mengkonstruksi pengetahuan, kemudian memberi makna pada pengetahuan itu. Transfer belajar; anak harus tahu makna belajar dan menggunakan pengetahuan serta ketrampilan yang diperolehnya untuk memecahkan masalah dalam kehidupannya. Siswa sebagai pembelajar; tugas guru mengatur strategi belajar dan membantu menghubungkan pengetahuan lama dengan pengetahuan baru, kemudian memfasilitasi kegiatan belajar. Pentingnya lingkungan belajar; siswa bekerja dan belajar secara di panggung guru mengarahkan dari dekat.

Hakekat

Komponen pembelajaran yang efektif meliputi:
Konstruktivisme, konsep ini yang menuntut siswa untuk menyusun dan membangun makna atas pengalaman baru yang didasarkan pada pengetahuan tertentu. Pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit, hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas dan tidak secara tiba-tiba. Strategi pemerolehan pengetahuan lebih diutamakan dibandingkan dengan seberapa banyak siswa mendapatkan dari atau mengingat pengetahuan.

Tanya jawab, dalam konsep ini kegiatan tanya jawab yang dilakukan baik oleh guru maupun oleh siswa. Pertanyaan guru digunakan untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir secara kritis dan mengevaluasi cara berpikir siswa, seangkan pertanyaan siswa merupakan wujud keingintahuan. Tanya jawab dapat diterapkan antara siswa dengan siswa, guru dengan siswa, siswa dengan guru, atau siswa dengan orang lain yang didatangkan ke kelas.

Inkuiri, merupakan siklus proses dalam membangun pengetahuan/ konsep yang bermula dari melakukan observasi, bertanya, investigasi, analisis, kemudian membangun teori atau konsep. Siklus inkuiri meliputi; observasi, tanya jawab, hipoteis, pengumpulan data, analisis data, kemudian disimpulkan.

Komunitas belajar, adalah kelompok belajar atau komunitas yang berfungsi sebagai wadah komunikasi untuk berbagi pengalaman dan gagasan. Prakteknya dapat berwujud dalam; pembentukan kelompok kecil atau kelompok besar serta mendatangkan ahli ke kelas, bekerja dengan kelas sederajat, bekerja dengan kelas di atasnya, beekrja dengan masyarakat.

Pemodelan, dalam konsep ini kegiatan mendemontrasikan suatu kinerja agar siswa dapat mencontoh, belajr atau melakukan sesuatu sesuai dengan model yang diberikan. Guru memberi model tentang how to learn (cara belajar) dan guru bukan satu-satunya model dapat diambil dari siswa berprestasi atau melalui media cetak dan elektronik.

Refleksi, yaitu melihat kembali atau merespon suatu kejadian, kegiatan dan pengalaman yang bertujuan untuk mengidentifikasi hal yang sudah diketahui, dan hal yang belum diketahui agar dapat dilakukan suatu tindakan penyempurnaan. Adapun realisasinya adalah; pertanyaan langsung tentang apa-apa yang diperolehnya hari itu, catatan dan jurnal di buku siswa, kesan dan saran siswa mengenai pembelajaran pada hari itu, diskusi dan hasil karya.

Penilaian otentik, prosedur penilaian yang menunjukkan kemampuan (pengetahuan, ketrampilan sikap) siswa secara nyata. Penekanan penilaian otentik adalah pada; pembelajaran seharusnya membantu siswa agar mampu mempelajari sesuatu, bukan pada diperolehnya informasi di akhr periode, kemajuan belajar dinilai tidak hanya hasil tetapi lebih pada prosesnya dengan berbagai cara, menilai pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh siswa.

Penerapan CTL dalam pembelajaran

Kembangkan pemikiran bahwa anak akan belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri, menemukan sendiri dan engkonstruksi sendiri pengetahuan dan ketrampilan baru. Lakukan sejauh mungkin kegiatan inkuiri untuk semua toipik. Kembangkan sifat keingin tahuan siswa dengan cara bertanya. Ciptakan masyarakat belajar (belajar dalam kelompok-kelompok). Hadirkan model sebagai contoh dalam pembelajaran. Lakukan refleksi pada akhir pertemuan. Lakukan penilaian otentik yang betul-betul menunjukkan kemampuan siswa.

Lihak link aslinya di

http://bandono.web.id

PELATIHAN KKG BERBASIS ICT

Posted by: susanto on: 13 Oktober 2009

Halo, rekan guru!

Dari tanggal 7 Oktober 2009 sampai dengan 23 Oktober 2009, para guru dari jenjang SD sampai SMA di Kabupaten Musi Rawas mengikuti pembinaan dan pelatihan ICT.

Kegiatan ini sebagai lanjutan dari pelatihan Master Teacher yang diselenggarakan pada Oktober 2008 .

Dari kegiatan ini para guru diharapkan melek teknologi ICT, mampu menggunakan berbagai perangkat lunak yang ada pada komputer dan memanfaatkannya dalam pembelajaran.

Bagi guru, khususnya guru SD di Kabupaten Musi Rawas, kegiatan ini amat ditunggu dan dirasakan manfaatnya. Mereka berharap kegiatan pelatihanini terus berlanjut agar kemampuan mereka “ngotak-ngatik” komputer makin mahir.

Kaitkata:

Posted by: susanto on: 14 September 2009

Halo, kami Dewan Guru SDN 2 Selangit
mengucapkan
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 H
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
kepada Anda para pengunjung blog ini

Posted by: susanto on: 14 September 2009

SD Negeri 2 Selangit
mengucapkan
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 H

PUSAT SUMBER BELAJAR

Posted by: susanto on: 25 Juli 2009

Setiap guru pasti setuju kalau ia bukan satu-satunya sumber belajar bagi murid-muridnya. Tapi, sejauh ini, masih banyak guru yang menganggap dirinya satu-satunya sumber belajar meskipun mereka menyadari bahwa ia bukan satu-satunya sumber belajar. Lho?

La iya to, gimana tidak? Di depan kelas beliau nyrocos menerangkan pelajaran, memberi tugas, memeriksa tugas, selesai.

Beliau tidak memanfaatkan sumber belajar untuk membantu meningkatkan keefektifan belajar anak-anak didiknya.

Mengapa sumber belajar selain guru menjadi penting?

Anak didik di sekolah melakukan proses belajar. Proses belajar hanya terjadi jika ada interaksi antara anak didik (pebelajar) dengan sumber belajar (di antaranya guru).

Terjadinya proses belajar tidak mengharuskan keadiran seseorang yang mengajar, karena proses belajar adalah proses perubahan perilaku akibat interaksi antara individu dengan sumber belajar yang dapat terjadi kapan saja, di mana saja dengan siapa atau apa saja.

Guru, mestinya terampil mengelola sumber-sumber belajar yang ada. Lembaga yang berperan mendorong keefektifan proses pembelajaran di sekolah dinamakan pusat sumber belajar.

Jadi, apa Pusat Sumber Belajar (PSB) itu? Pusat sumber belajar yaitu suatu unit dalam suatu lembaga (khususnya sekolah/universitas) yang berperan mendorong efektifitas serta optimalisasi proses pembelajaran melalui penyelenggaraan berbagai fungsi yang meliputi fungsi layanan (layanan sumber belajar, pelatihan, konsultansi pembelajaran, dll), fungsi pengadaan/ pengembangan, fungsi penelitian dan pengembangan, dll.

Tujuan PSB

Tujuan PSB yaitu eningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan pembelajaran melalui pemanfaatan berbagai sumber belajar secara maksimal dan melembag.

Sasaran PSB

Yang menjadi sasaran pusat sumber belajar yaitu: siswa/mahasiswa/warga belajar, guru, instruktur, widyaiswara, pamong belajar, karyawan, dan masyarakat umum.

Apa manfaat PSB?

PSB bermanfaat untuk:
memperluas dan meningkatkan kesempatan belajar, melayani kebutuhan perkembangan informasi bagi masyarakat belajar, meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran,baik secara individu maupun kelompok, memberikan pelayanan dalam perencanaan, produksi, operasional, dan tindakan lanjutan untuk pengembangan sistem pembelajaran, mendorong cara-cara belajar baru yang paling cocok untuk mencapai tujuan pembelajaran, memajukan usaha penelitian yang perlu tentang penggunaan media pembelajaran, melaksanakan latihan bagi para tenaga mengenai pengembangan sistem pembelajaran dan pemanfaatan TIK untuk pembelajaran, menyediakan pelayanan produksi bahan pengajaran, memberikan konsultasi untuk modifikasi dan desain fasilitas sumber belajar, menyediakan pelayanan pemeliharaan atas berbagai macam peralatan.

Jadi, fungsi pusat sumber belajar adalah:

  1. Fungsi pengembangan sistem pembelajaran
  2. Fungsi pelayanan media pembelajaran;

  3. Fungsi produksi;
  4. Fungsi administrasi; dan
  5. Fungsi pelatihan.

Bagaimana peran guru? Guru berperan menciptakan kondisi agar terjadi kegiatan belajar pada siswa.

(Bahan diolah dari http://pustekkom.depdiknas.go.id)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.